Menu

Kunjungi 4 Destinasi Terindah Ini Sebelum Hilang Terkena Efek Pemanasan Global

Guys! Yuk Kunjungi 4 Destinasi Terindah Ini Sebelum Hilang Terkena Efek Pemanasan Global

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

PEMANASAN global yang terjadi di bumi dapat membahayakan alam. Tentu saja hal ini juga berpengaruh pada keindahan alam yang selama ini diagung-agungkan sebagai destinasi wisata favorit di dunia.

Beberapa destinasi bahkan disebut dapat menghilang akibat dampak pemanasan global dalam beberapa tahun ke depan. Salju meleleh dan pemutihan karang perlahan terjadi, para ahli mengatakan bahwa hal ini dapat memusnahkan beberapa tujuan wisata favorit wisatawan dunia.

Dilansir dari Cntraveler, inilah sederet destinasi wisata yang patut dikunjungi sebelum hilang karena perubahan iklim:

Laut Mati

Permukaan air di Laut Mati berkurang hingga 3,3 kaki setiap tahunnya. Bahkan kini Laut Mati disebut telah kehilangan sepertiga air dari area permukaan yang dikembangkan sejak awal abad ini. Penyusutan ini terjadi ditengarai karena adanya sebuah lubang di salah satu area.

Konstruksi dari bendungan, waduk, dan saluran pipa juga turut menurunkan level air meski hanya sekira 5%. Kandungan mineral pada Laut Mati yang disebut dapat digunakan untuk terapi dan dimanfaatkan sejumlah perusahaan kosmetik turut andil dalam penyusutan volume air.

Mengingat kawasan Timur Tengah yang memiliki iklim cukup panas, sulit untuk Laut Mati memperbaiki volume air sendiri. Para ahli mengatakan, jika permukaan air terus menurun, maka Laut Mati bisa benar-benar kering pada 2050.

Pegunungan Alpen

Pegunungan Alpen di Eropa ini selama ini dikenal sebagai tujuan wisata ski terfavorit. Berada di wilayah 8 negara, Pegunungan Alpen dapat dijangkau dari berbagai titik. Namun peningkatan suhu membuat salju di pegunungan tersebut semakin menipis untuk kegiatan musim dingin.

Akibat volume salju yang terus menurun, sejumlah resor menawarkan spa treatment dan berbagai aktivitas luar ruangan lainnya seperti berkuda dan tenis. Jika Anda ingin merasakan wisata ski setidaknya sekali seumur hidup, segera rencanakan perjalanan Anda ke Pegunungan Alpen sebelum seluruh es menjadi.

Great Barrier Reef

Barisan terumbu karang terbesar di dunia, Great Barrier Reef yang terletak di lepas pantai timur laut Australia terancam keberlangsungannya. Pusat wisata diving yang menarik minat penyelam itu selalu mengalami pemutihan karang akibat naiknya suhu air laut hingga 90%. Tentu hal ini akan mengakibatkan kematian massal terumbu karang apabila pemanasan global terus terjadi.

Great Barrier Reef menjadi warisan dunia yang dilindungi UNESCO dengan memiliki kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau yang membentang sepanjang 2.600 kilometer. Saat ini Anda masih bisa mengunjunginya di lepas pantai Queensland di timur laut Australia dan melakukan sejumlah aktivitas seperti snorkeling dan diving.

Hutan Amazon

Hutan Amazon memiliki luas 5.5 juta kilometer persegi dan terletak di sembilan negara. Hal tersebut membuat hutan ini disebut sebagai hutan hujan terbesar di bumi. Wilayah hutan yang memakan 40% wilayah Amerika Selatan ini merupakan rumah bagi sekian banyak flora dan fauna. Namun perubahan iklim membuat rumah dari berbagai macam tumbuhan itu terancam.

Amazon yang memiliki nama lain paru-paru dunia itu menghasilkan 30 persen oksigen di dunia. Namun hutan ini sedang menghadapi ancaman terbesar, yakni kekeringan. Jika terus-menerus mengalami kekeringan, tak terelakkan Hutan Amazon bisa terbakar kapan saja.

Bestprofit     PT Bestprofit     Best Profit     PT Best Profit

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.