Menu

Pembobol E-mail Yahoo Terancam Penjara 9 Tahun

ilustrasi

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT - Karim Baratov, pelaku peretasan akun e-mail yahoo dan layanan e-mail lain di tahun 2014 diadili di pengadilan San Francisco, Amerika Serikat, Selasa lalu.

Dia mengaku bersalah atas dakwaan membantu mata-mata Rusia untuk meretas akun-akun e-mail, terkait kasus pembobolan 500 juta akun pengguna Yahoo tiga tahun lalu. BEST PROFIT

Baratov merupakan pemuda 22 tahun warga negara Kanada kelahiran Kazakhstan. Ia dituduh terlibat dalam delapan kasus kriminal, termasuk konspirasi melakukan penipuan, penyalahgunaan komputer, serta pencurian identitas. PT BESTPROFIT

Jaksa menuntut hukuman 70-87 bulan atau setara dengan maksimal 7 tahun penjara atas dakwaan melakukan penipuan dan penyalahgunaan komputer. PT BEST PROFIT

Untuk pencurian identitas, ada tambahan tuntutan hukuman selama 24 bulan. Dengan kata lain, Baratov terancam meringkuk di bui hingga 9 tahun lamanya. BESTPROFIT FUTURES

Baratov ditangkap di Toronto pada bulan Maret tahun ini, kemudian diekstradisi ke AS. BEST PROFIT FUTURES

Jaksa asal Amerika Serikat mengatakan Baratov disewa oleh petugas badan intelijen Rusia (FSB), yakni Dmitry Dokuchaev dan Igor Sushchin bersama dengan tiga orang lain, dimana dua diantaranya adalah anggota FSB. PT BESTPROFIT FUTURES

Ketika FSB menargetkan akun e-mail non-Yahoo, Baratov kemudian dibayar untuk meretas setidaknya 80 akun. Sebanyak 50 diantaranya adalah akun Gmail. PT BEST PROFIT FUTURES

Menurut laporan CyberScoop, kuasa hukum Baratov berdalih saat itu Baratov tidak mengetahui bahwa ia bekerja dengan FSB. BESTPRO

Baratov merupakan satu-satunya pelaku yang ditangkap dari hasil investigasi. Tiga orang lain yang bekerjasama dengan Baratov tinggal di Rusia.

Dikarenakan tidak ada perjanjian ekstradisi antara AS dan Rusia, maka tuduhan yang diberikan tidak akan menghasilkan tuntutan apapun kecuali para pelaku ditangkap di luar Rusia. BRO

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.